Pekanbaru – Dalam upaya memperkuat kualitas asesmen pembelajaran serta tata kelola administrasi digital, SMA Negeri 15 Pekanbaru menggelar kegiatan In-House Training (IHT) dan Pelatihan bertajuk “Pembuatan Kisi-Kisi Soal HOTS dan SRIKANDI” pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi pertemuan, yakni pada 26 Oktober 2026 dan 2 November 2026.
Bertempat di ruang pertemuan SMAN 15 Pekanbaru, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 15 Pekanbaru, Siti Rohana, S.Pd., jajaran pimpinan sekolah, serta seluruh bapak dan ibu guru dengan membawa perangkat laptop untuk praktik penyusunan instrumen secara langsung.
Hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan ini, Pengawas Pembina SMAN 15 Pekanbaru, Ibu Nurjasmi, M.Pd., yang memaparkan materi komprehensif mengenai teknik perumusan indikator soal berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) serta integrasi tata kelola persuratan digital melalui aplikasi SRIKANDI.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala SMAN 15 Pekanbaru, Siti Rohana, S.Pd., menegaskan pentingnya pemutakhiran kompetensi guru dalam merancang evaluasi belajar yang menuntut daya nalar kritis peserta didik.
“Penyusunan kisi-kisi dan soal berbasis HOTS bukan sekadar membuat soal yang sulit, melainkan melatih nalar, daya analisis, dan pemecahan masalah murid secara kontekstual. Melalui bimbingan langsung dari Ibu Pengawas Pembina, kita berharap seluruh guru SMAN 15 Pekanbaru mampu menghasilkan instrumen evaluasi yang berkualitas, valid, dan terstandar, sekaligus semakin adaptif terhadap sistem tata kelola digital sekolah,” ungkap Siti Rohana.
Sementara itu, dalam sesi pemaparannya, Ibu Nurjasmi, M.Pd., menekankan bahwa asesmen yang baik berakar dari perencanaan kisi-kisi yang terstruktur dan selaras dengan capaian pembelajaran. Beliau memandu para pendidik membedah kata kerja operasional (KKO), stimulus soal kontekstual, hingga tahapan penulisan butir soal bernalar tingkat tinggi.
Seluruh guru menyimak materi dan langsung mempraktikkan penyusunan kisi-kisi pada laptop masing-masing. Melalui pelatihan berkelanjutan ini, SMAN 15 Pekanbaru terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang bermutu, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (REY)
